You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas PPAPP Gelar Diskusi di RPTRA Rusun Tipar Cakung
photo Nurito - Beritajakarta.id

Dinas PPAPP Gelar Diskusi di RPTRA Rusun Tipar Cakung

Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta mengadakan diskusi pemberdayaan masyarakat di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rusun Tipar Cakung, Jakarta Timur, Rabu (12/4).

"Kita ingin memberikan sosialisasi sebagai pencegahan, agar kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat ditekan semaksimal mungkin

"Kita ingin memberikan sosialisasi sebagai pencegahan, agar kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat ditekan semaksimal mungkin," ujar Dien Emmawati, Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, saat membuka diskusi.

RPTRA Ditarget Miliki Posko Pengaduan Anak

Dari diskusi yang dihadiri 65 warga tersebut, diharapkan juga masyarakat dapat membantu melakukan pencegahan kekerasan perempuan dan anak. Dan RPTRA menjadi ujung tombak pencegahan dan penanganan kasus tersebut.

"Kalau ada kekerasan terhadap perempuan dan anak, warga cukup lapor ke RPTRA. Kami akan tangani dan lakukan pendampingan sampai kasusnya selesai secara hukum," tandasnya.

Dalam diskusi ini mereka yang hadir adalah perwakilan dari pengurus RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, LMK, pengelola RPTRA dan warga Rusun Tipar Cakung. Diskusi ini menghadirkan pembicara dari Polda Metro Jaya, serta psikolog.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5361 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1865 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1809 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1792 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1600 personAnita Karyati